KHUSYU DAN KUDHU DALAM SHALAT

KHUSYU DAN KUDHU DALAM SHALAT

Banyak orang yang mengerjakan shalat, bahkan sebagian mendirikannya secara berjamaah.Akan tetapi demikian buruknya shalat mereka,sehingga tidak mendapatkan pahaladari shalatnya. Shalat mereka bagaikan kain buruk yang akan dilemparkan ke wajah mereka,seolah-olah tidak mengerjakan shalat adalah lebih baik. Memang balasan seperti ini tidak sepedih adzab yang diberikan kepada orang yang meninggalkan shalat. Seseorang yang meninggalkan shalat akan menerima adzab yang lebih beratlagi. Walaupun untuk mendirikan shalat kita harus mengorbankan waktu, meninggalkanpekerjaan, dan menemui berbagai kesulitan, namun shalat harus dikerjakan dan diusahakan dengan sebaik-baiknya.
Semakin kita ikhlas dalam ibadah maka semakin dikabulkan oleh Allah SWT. Keikhlasan serta kekhusyuan dalam mengamalkan suatu ibadah itulah yang akan diterima oleh Allah SWT.
Mu'adz r.a. berkata, "Ketika Rasulullah mengutus saya ke Yaman, saya memohon kepada beliau supaya memberikan sedikit nasehat. Rasulullah saw. bersabda, "Jagalah keikhlasan dalam amalmu, karena dengan keikhlasan, amal yang sedikit akan mendatangkan pahala yang banyak."
Tsauban r.a. berkata, "Saya pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, Berbahagialah orang yang ikhlas, karena ikhlas adalah cahaya hidayah dan karena disebabkan oleh ikhlas fitnah yang paling kejam akan menjauhinya." Dalam sebuah hadist dikatakan, "Dengan brkah orang-orang yang lemah, Allah SWT. menolong umat ini, yaitu berkat doa-doa mereka, shalat mereka, dan keikhlasan mereka."
Ada beberapa Hal yang dianjurkan ketika Mendirikan Shalat
     Para Ahli sufi mengatakan ada dua belas ribu fadhilah yang dapat dicapai dalam shalat melalui dua belas hal. Sehingga dengan demikian kesempurnaan dan manfaat shalat akan tercapai. Kedua belas Hal tersebut adalah :
1.  ILMU
Suatu ibadah yang diamalkan tanpa ilmu amat rendah mutunya dari pada ibadah yang diamalkan dengan ilmu yang cukup, oleh karena itu kita harus mengetahui :
a. Mana  amalan fardhu dan mana yang sunnat.
b. Manakah yang fardhu atau sunnat dalam wudhu dan shalat.
c. Bagaimana syetan menghalangi kita untuk mengerjakan shalat.

2. WUDHU
Kita seharusnya berusaha:
a. Membersihkan hati kita dari iri dan dengki, seperti kita membersihkan anggota badan kita.
b. Menjaga diri kita agar bersih dari dosa.
c. Supaya jangan menggunakan air secara berlebihan.

3. PAKAIAN
Pakaian kita seharusnya:
a. Diperoleh dari hasil yang halal.
b. Bersih.
c. Menurut sunnah yaitu mata kaki jangan tertutup.
d. Sederhana dan jangan menunjukan sifat kemewahan.

4. WAKTU
Kita seharusnya dapat:
a. Memberitahu waktu yang tepat kepada mereka.
b. Mengetahui kapan adzan tiba.
c. Lebih mementingkan waktu shalat dan takut terlambat.

5. KIBLAT
Ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika menghadap kiblat
a. Kita harus menghadap kiblat.
b. Hati kita harus selalu mengingat Allah SWT.  karena kiblat hati ialah Allah SWT.
c. Kita harus taat kepada Allah SWT.

6. NIAT
Yang perlu diingat tentang niat yaitu:
a. Harus yakin terhadap shalat yang akan kita kerjakan.
b. Harus disadari bahwa kita sedang menghadap Allah SWT. yang melihat kita.
c. Harus yakin Allah SWT. mengetahui segala apa yang ada di dalam hati kita.

7. TAKBIRATUL IHRAM
Keperluan yang harus di penuhi dalam takbiratul ihram adalah :
a. Lafazh-lafazhnya diucapkan dengan benar.
b. Kedua belah tangan hendaknya diangkatsampai telinga, artinya, kita sudah melupakan segala hal kecuali Allah SWT.
c. Kebesaran Allah SWT. dapat dirasakan dalam hati pada saat kita mengucapkan Allahu Akbar.

8. QIYAM (Berdiri).
Pada waktu Qiyam kita seharusnya:
a. Memandang ketempat sujud.
b. Merasakannya di dalam hati, bahwa kita sedang berdiri dihadapan Allah SWT.
c. Melupakan yang lain selain Allah SWT.

9. QIRA'AT (Bacaan AL-QUR'AN)
Keperluan-keperluan Qira'at adalah:
a. Membaca Alquran dengan tajwidnya.
b. Menghayati ayat-ayat yang dibaca.
c. Berusaha mematuhi apa yang dibaca.

10. RUKU
Yang harus diperhatikan dalam Ruku adalah:
a. Seluruh badan dari pinggang sampai kaki harus lurus seperti satu garis.
b. Lutut dipegang kuat-kuat dan jari tangan direnggangkan .
c. Mengucapkan tasbih dengan penuh tawadhu dan khusyu.

11. SUJUD
Yang harus diperhatikan ketika sujud adalah :
a. Tangan diletakkan dekat telinga.
b. Siku tangan tidak menempel pada tanah.
c. Mengucapkan tasbih dengan khusyu.

12. QA'ADAH (Duduk)
Yang harus diperhatikan dalam Qa'adah adalah:
a. Duduk diatas kaki kiri sedangkan kaki kanan ditegakkan.
b. Mengucapkan Tasyahud dengan khusyu serta mengingat maknanya karena mengandung shalawat Rasulullah saw.  dan berdoa bagi  saudara-saudara kita orang islam.
c. Salam, sebagai salah satu ucapan salam kepada malaikat-malaikat serta orang-orang disebelah kanan kita.

Untuk mencapai Ikhlas, ada tiga hal yang perlu diperhatikan :
1. Mengerjakan shalat semata-mata untuk mencapai keridhaan Allah SWT.
2. hanya karena Rahmat dan Rahim-Nya kita dapat mengerjakan shalat.
3. Mengharapkan Pahala yang telah dijanjikan oleh Allah SWT.

Shalat adalah satu amalan yang paling baik. Setiap lafazhnya menyebutkan kebesaran dan keagungan Allah SWT. .Doa iftitah yakni doa pembuka shalat yang artinya paling shaleh dan berbakti.Demikian juga dengan sujud artinya menyerahkan diri kita dihadapan Allah Yang Maha Tinggi dan mensucikan-Nya dari segala keburukan.sehingga keseluruhan shalat adalah tanda kerendahan diri dan kekuatan rohani.Para ahli tasauf menulis, hakekat shalat adalah hubungan antara mahluk dan Khalik, dan berdialog dengan Allah, yang tidak mungkin dilaksanakan dengan kelalaian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar